Seru banget pagi ini bareng 250 mahasiswa mahasiswi dari 58 universitas untuk menanam bareng 868 tanaman di kawasan candi gedong songo. Sudah saatnya generasi milenial sadar lingkungan dan menjaga kelestarian alam.
Mahasiswa-mahasiswa dari universitas diponegoro, universitas sebelas maret surakarta, uin walisongo semarang, universitas negeri semarang dan 50 universitas lainnya menanam bersama-sama bibit yang berasal dari pusat pembibitan tanaman PPT Bakti Lingkungan Djarum Foundation.
Program darling alias sadar lingkungan ini diadakan oleh Djarum Foundation sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Agar semua pihak juga generasi muda bangga dan turut berperan menghijaukan situs-situs bersejarah.
Jenis pohon yang ditanam kali ini adalah bambu jepang, hujan mas, pucuk merah, tabebuia rosea, pinus, puspa, akarwangi pada kawasan candi 1. Di kawasan candi 4 yang ditanam ada pinus, puspa, akar wangi.
Candi gedongsongo adalah candi keempat yang didatangi untuk program darling ini
Direktur Djarum. Foundation pak Hartono juga hadir pagi ini. Social movement ini untuk menumbuhkan cinta dan kontribusi terhadap lingkungan
Spesial di candi gedongsongo acara berlangsung selama dua hari. Ada camping untuk 50 darling squad yang terpilih. Berbagai acaranya antara lain Workshop tentang sampah. FGD project challenge untuk aplikasi idenya di daerahnya masing-masing.
Setelah menanam bersama pohon dan semak, acara berikutnya adalah talkshow
So pasti diawali dengan yel-yel dulu.
Siap Darling?
Kami siap darling, kalian kapan?
Darling Squad?
Bikin perubahan itu tidak bisa sendirian.
Speech dari Djarum Foundation yang disampaikan pak Panji, menyampaikan bahwa kita harus menjaga dan memelihara apa yang sudah dikerjakan susah payah oleh pendahulu kita.
Terkubur 10 meter, candi yang dibangun ratusan tahun lalu berhasil digali. Ribuan candi di Indonesia, merupakan peninggalan nenek moyang yang sangat berharga.
Generasi penerus harus menjaga budaya-budaya tersebut berikut lingkungannya. Dampaknya kehidupan sosial masyarakat akan meningkat, devisa negara juga.
Kegiatan hari ini bareng 250 mahasiswa juga merupakan aplikasi dari kampus merdeka sebagaimana yang diharapkan mas menteri Nadiem Makarim.
Candi dibangun tidak dengan semen beton, karena butuh material yang tahan gempa. Pohon yang ditanam di kawasan candi juga tidak sembarangan, ada riset. Mari kita membuat narasi yang baik tentang budaya, lalu kaitkan dengan lingkungan.
Peninggalan artefak berupa candi, lingkungan serta budayanya menjadi bagian yang harus dipelajari. Makin jauh ke belakang bangsa mau belajar, makin maju ke depan juga bangsa itu.
Tari gambyong sebagai bagian yang termasuk budaya dan harus kita jaga, juga ditampilkan siang itu.
Tema talkshow siang itu adalah "what we can do now?"
Untuk memulihkan ekosistem, kita harus menanam 26 pohon perhari. Demikian yang disampaikan oleh Kapokja pemeliharaan cagar budaya. Sebenarnya ada ribuan candi di indonesia. Di jawa saja ada candi ngenpor, selogriyo, dukuh, ngawen, dll.
Nara sumber kedua ada anak muda dari Jakarta -Iqbal- yang punya sociopreneurship. Dia menaikkan dari bank sampah jadi klinik sampah, kertabumi (nama brandnya) membuat 200 ribu produk sampah. Berawal dari frustasi dan kegeramannya karena melihat sampah di mana-mana. lalu saat pergi ke tempat pembuangan akhir, dia melihat bahwa sampah ternyata tidak diolah. Maka kemudian dia menginisiasi gerakan dan usaha ini. Antara lain adalah memproduksi ubin dari botol plastik. Keren kan.
Nara sumber berikutnya adalah pak Hasan dari Dinas Kehutanan.
Program dinas kehutanan antara lain mengajak komunitas-komunitas untuk menanam pohon. Salah satunya yang pernah diselenggarakan, ada 2726 peserta yang ikut menanam pohon di merbabu.
Pada musim hujan, minimal seribu pohon ditanam tiap event. Medsos cepat sekali menyebarkan green campaign. Mindset anak muda sekarang sudah berubah. Mereka mudah digerakkan untuk kebaikan. Alhamdulillah.
Candi dan lingkungan adalah ekosistem yang tidak bisa dipisahkan.
Batu candi punya skala kekerasan yang rendah. 2 skala mos. Kalau kena goresan kuku cepat rusak. Apalagi bila kena alterasi alias pelapukan batu oleh belerang. Antisipasinya ditutup dengan pohon yang rindang. Oleh karena itulah penghijauan sangat penting di lingkungan candi.
Nara sumber berikutnya adalah artis muda Lutfi yang menjadi pemeran Prince Darling. Prince darling web series merupakan produksi Djarum Foundation, dan kemarin sudah mendapat 1,4 milyar views. Series ini bercerita tentang prince atau pangeran dari masa lalu yang dikirim ke masa depan untuk menanam 100rb pohon.
Lutfi merasa setelah membintangi series ini, dia menjadi lebih aware dengan kehidupan yang akan datang. Itu jugalah pesan yang ingin disampaikan oleh series ini kepada para milenial. Apa yang terjadi hari ini mencerminkan masa lalu.
Pak Hasan menyampaikan bahwa tersedia 2 juta bibit di dinas kehutanan. Silakan ambil untuk ditanam. Cukup kirim pesan via whatsapp, kalau sedikit silakan ambil, kalau banyak bisa dikirim oleh dinas kehutanan.
Minimal kita ini menanam 1 pohon sehari, dan memeliharanya dengan baik. Jangan menyerahkannya pada Tuhan saja, tapi tidak mau menyirami dan lain-lain.
Pinus bisa menyerap sulfur, karena itulah ada banyak pinus di kawasan candi.
Iqbal menambahkan bahwa Social enterprise dimulai tanpa modal, yang penting terus belajar. Ngomongin sampah tidak bisa terlepas dari manusianya. Lakukan social projectmu sekarang!
Saat ini Iqbal dan Kertabumi sudah memiliki 57 bank sampah, dan mendaur ulang 87 ton sampah. Bahkan produknya sudah diekspor ke jepang, eropa dst
Prince Darling memberikan tips untuk milenial agar memulai dari yang mudah.
Jangan membuang sampah sembarangan
Bawa tumbler
Pilah sampah
Bawa totebag
Pakai sedotan stainles steel
Tanam pohon
Mbak Dewi Asmara dari Dinas Cagar Budaya menjawab pertanyaan salah satu peserta. Kita perlu menjadi conscious consument yang hanya belanja benda-benda yang tidak menjadi sampah.
Bagaimana mengelola budaya konsumsi yg sehat juga perlu digalakkan. Via sosmed, youtube dan lain-lain.
Pak Hasan menambahkan bahwa neraca sumber daya alam harus seimbang. Pemerintah bertugas menghitungnya. Maka kita perlu kajian lingkungan hidup strategis.
Sampah B3 medis kalau mau diolah harus ada sertofikasi dr dinaa lingkungan hidup
Sampah berbahaya seperti popok bekas jadi pot, batu bata
Aplikasi bukan untuk individual atau komunitas. Ada perlakuan tersendiri
Sarannya adalah lebih baik produksi olah sampah yang tidak membahayakan saja. Lebih aman.
Bersahabatlah dengan alam, jangan merusaknya
Di akhir talkshow semua narasumber berfoto bersama moderator, mbak Abex. Ada pak hasan dinas kehutanan, bu Dewi Asmara dari balai cagar budaya, mas Iqbal social enterprise, dan Lutfi si prince darling.
Ujung rangkaian acara dua hari ini adalah persembahan lagu-lagu yang dinyanyikan Abdul Idol.
Saat perjalanan pulang, aku sempat bertemu dengan Lutfi salah satu nara sumber di panggung tadi.
Nih dia prince darling. Sulungnya cakamad setinggi ini juga kali.
Tonton web seriesnya ya.
Ubin dari sampah plastik kayak gimana tuh mbak, pas acara ditunjukim barangnya kepo aku 😁
BalasHapuscoba googling deh. ada banyak contohnya
HapusKita memang aware kalau menanam pohon itu baik buat alam, tapi soal sampah.. perlu banyak effort buat tetap peduli. Kegiatan keren nih.
BalasHapusbener banget win. program yang perlu didukung kesinambungannya ya
HapusEmang pohon itu simbol kehidupan, banyak manfaatnya. Btw, aku pengen dapet bibit dari Dinas Kehutanan, wa-nya ke mana nih?
BalasHapuslangsung ke web-nya dinas kehutanan aja lint. di situ ada informasi nomer whatssapp nya
HapusSeru ya kegiatan Siap Darling, jadi membuka mataku kalo ternyata kita pun bisa ikut aktif menghijaukan candi dengan meminta bantuan tanaman dari pihak Dinas Kehutanan
BalasHapusiya, mbak. seru banget. mau ya diajak begini lagi
HapusWah seru ya ikut acara keren ini. Semoga semakin banyak yg DarLing ya mba..biar limgkungan kita terjaga dan lestari..
BalasHapusalhamdulillah. iya, mbak. aamiin aamiin
HapusCandi gedongsongo sekrg makin bgs ya.. menyesuaikan zaman jd bgs buat selfi2 gt..tp aku blum pernah sampe puncaknya soale udh capek duluan hehe
BalasHapuskapan-kaan harus cobain sampai puncaknya ya mbak :)
HapusGedong songo makin berbenah yaa sekarang jadi makin cantik tampilannya... Mba yg ubin dr plastik kok ngga di foto, aku penasaran jadinya
BalasHapusiya, makin cantik dan mempesona gedong songonya. Ubin plastiknya gak ada contoh yang dibawa sama narsumnya.
Hapuskeren nih programnya, semoga makin sering dan makin banyak ya program seperti ini, apalagi bisa ke gedong songo lagi yang emang ngangenin hehehe
BalasHapusaamiin aamiin semoga program-program semacam ini semakin banyak ya
HapusKegiatan kyk gni harus bngett sering dilakukan, termasuk didaerah lain yang pepohonannya udh hampir habis huhu, btw sy blm pernh ke candi gedong seongo, kyknya sy harus coba jalan-jalan kesna buat meliht keindahan alamnya
BalasHapusayo mbak jalan-jalan ke sana lagi yuk
HapusSeru ya mbak acaranya. Membuka wawasan juga tentang budaya dan lingkungan. Moga makin banyak program CSR kek gini
BalasHapusiyes,seru banget. cocok buat inspirasi CSR perusahaan lain ya
Hapusoh aku baru tahu mbak orang di balik Kertabumi Klinik Sampah. Keren sekali tuh gerakan dan produknya. salut buat semua yang selalu peduli lingkungan.
BalasHapusoh sudah pernah dengar nama wadaahnya ya. Lha ini pencetus dan pendirinya. Memang keren
HapusKeren programnya biar anak muda dan masyarakat makin cinta lingkungan,semoga diadakan rutin dan konsisten nggak hanya sekadar seremonial
BalasHapusaamiin. mudah-mudahan harapan banyak orang ini bisa terwujud ya
HapusAnak muda sekarang udah punya kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan ya mba. Nyatanya Darling Squad aja sampai melimpah ruah. Pada semangat pulak saat beraktivitas. Senang lihat mereka semua menanam berbagai pohon di kawasan Candi Gedongsongo kapan hari.
BalasHapusiya, alhamdulillah. ini kayaknya efek media sosial dan campaign yang pas buat anak muda
HapusKeren sih ini kegiatannyaa moga setelah ini tetep rajin menanam, dan menjaga lingkungan. Foto pertama kabutnya tebel banget mba. Dingin banget pasti yo.
BalasHapusiyaaaa, dingin bangeeet
Hapuskok jadi pengen ke Gedongsongo lagi sih aku.. misi positif hasil positif insya Allah
BalasHapusaamiin. insya Allah kapan-kapan kesampaian
HapusAku belum pernah ke gedungsongo. Wah keren banget acaranya, bareng 11 kampus, keren deh. Sukses ya
BalasHapusharus cobain deh kapan-kapan
HapusINi keren banget serius.
BalasHapusPenanaman pohon bareng2 yang akan bikin indonesia semakin hijau
wajib banget diadakan terus
ayo semangat menanam juga di lingkungan kita
HapusAku kepo nih, pengen tahu lebih banyak tentang yg dilakukan Iqbal. Gimana ceritanya sampah bisa jadi ubin plastik?hehe
BalasHapuslangsung kepoin instagramnya Iqbal dan komunitas sampahnya ya
HapusAsik banget yaaa bisa nanam pohon di gedung9, heheu
BalasHapusSeru pasti, karena menjaga indonesia tetap hijau merupakan tugas kita semua.
iya, seru karena bisa sekaligus piknik refreshing
HapusBagus banget nih acaranya. Btw, aku galfok sama spanduknya.. bintang tamu Ahmad Abdul? Duh mendadak sedih nggak ikutan eventnya.. aku kan suka sama Ahmad Abdul. Hiks.
BalasHapusBtw, thanks for reminding untuk selalu menjaga lingkungan ya mbak.
eh ternyata suka ama Ahmad Abdul ya. suaranya bagus banget, aku baru dengar langsung kemarin
Hapushahaha iyaaa, beneran cakep dan humble orangnya
BalasHapus